Article dwiea
jreng..jreng this is article dwiea pas ujian praktek bahasa indonesia kelas 12. hehe check it out ⬇ semoga membantu^^
Pendidikan Karakter Untuk Membangun
Peradaban Bangsa
Pendidikan adalah hal yang sangat dianggap
penting di dunia, karena dunia butuh akan orang-orang yang berpendidikan agar
dapat membangun Negara yang maju.
Dalam islam
pun dikatakan bahwa tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina, artinya kita dituntut
untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin meskipun jauh tempatnya dan ilmu
pendidikan wajib kita dapatkan bahkan dari buayan bayi sampai liang lahat.
Pendidikan pada umumnya berarti daya upaya
untuk memajukan budi pekerti salah satunya karakter (character education). karakter pun sangat diutamakan
karena orang-orang pada zaman ini tidak hanya melihat pada betapa tinggi
pendidikan ataupun gelar yang telah ia raih, melainkan juga pada karakter diri
pribadi dari setiap orang.
sekarang
ini banyak orang yang berpendidikan tinggi tapi minim akan budi pekerti
terutama karakter. Mengapa saya katakan demikian? Coba lihat anak zaman
sekarang ini yang sudah banyak mengikuti perkembangan zaman ( modernisasi).
Setiap orang boleh-boleh saja mengikuti perkembangan zaman, asalkan kita bisa
menyaringnya. Ibarat kita menyaring ampas kelapa, kita ambil santan kelapanya
dan kita buang ampasnya. Bahkan, santan tersebut harus kita olah dahulu supaya
matang lalu bisa kita konsumsi. Sama halnya perkembangan zaman, kalau kita terus
mengikuti arus kemajuan zaman tanpa kita saring terlebih dahulu maka sama saja
kita membunuh karakter diri kita sendiri, kita membunuh budaya kita sendiri.
Hal tersebut terbukti bahwa banyak anak sekarang ini yang meniru gaya orang
barat misalnya gaya berbahasa, gaya berpakaian, atau mungkin hanya sekedar
gaya-gayaan . Karena tuntutan perkembangan zaman kita sudah tidak menjadi diri
kita sendiri, perkembangan zaman yang semakin canggih ini jangan sampai
disalahgunakan, jangan sampai kita mencabut akar budaya sendiri. Kita harus bisa memilah dan memilih mana yang
baik dan mana yang buruk, jika tidak disaring maka kita akan terjerumus ke
hal-hal yang negatif. Kalau tidak kita sadari dan renungkan sendiri, mau jadi
apa generasi penerus bangsa nantinya. Dari hal kecil saja, di dalam kelas ia
suka mengambil pena orang lain tanpa izin. Itu sama saja mencuri bukan? Nah,
kalau kebiasaan itu terus menerus dilakukan nanti semakin lama ia akan
mengambil barang yang lebih besar, tentunya itu tidak baik. Tidak hanya itu,
pejabat tinggi pun yang sudah berpendidikan tinggi tapi ia masih memakan uang
yang bukan miliknya. Korupsi, kolusi dan Nepotisme yang sudah tidak asing lagi
di berita, hukum keadilan di Indonesia yang masih disalahgunakan, serta masih
banyak contoh lainnya yang tidak mencerminkan karakter peradaban bangsa. Percuma
saja jika kita memiliki intelektual yang tinggi kalau tidak memiliki karakter
yang baik. Di dalam buku tentang Kecerdasan
Ganda (Multiple Intelligences), Daniel Goleman menjelaskan kepada kita bahwa
kecerdasan emosional dan sosial dalam kehidupan diperlukan 80%, sementara
kecerdasan intelektual hanyalah 20% saja. Dalam hal inilah maka pendidikan
karakter diperlukan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan beradab,
bukan kehidupan yang justru dipenuhi dengan perilaku biadab. Banyak
pilarkarakter yang harus kita tanamkan kepada anak-anak penerus bangsa, diantaranya
adalah kejujuran, yah kejujuran
adalah hal yang paling pertama harus kita tanamkan pada diri kita maupun anak-anak penerus bangsa karena kejujuran
adalah benteng dari semuanya, Demikian juga ada pilarkarakter tentang keadilan, karena seperti yang dapat kita
lihat banyak sekali ketidakadilan khususnya di Negara ini. Selain itu harus
ditanamkan juga pilarkarakter seperti rasa
hormat. Hormat kepada siapapun itu, contohnya adik kelas mempunyai rasa
hormat kepada kakak kelasnya, dan kakak kelasnya pun menyayangi adik-adik kelasnya, begitu juga dengan
teman seangkatan rasa saling menghargai harus ada dalam diri setiap murid -
murid agar terciptanya dunia pendidikan yang tidak ramai akan tawuran. Sekarang ini
bapak presiden kita telah mencanangkan program revolusi mental, maka dari itu
mari kita terapkan pendidikan karakter terutama mulai dari diri kita sendiri,
dalam keluarga, dalam lingkungan sekolah, serta dalam lingkungan masyarakat. Dengan diterapkannnya pendidikan
karakter tersebut, diharapkan semua itu akan merubah potensi kecerdasan anak –anak dengan dilandisi oleh karakter – karakter
yang dapat membawa mereka menjadi orang – orang yang diharapkan sebagai penerus
bangsa. Bebas dari korupsi, ketidakadilan dan makin menjadi bangsa yang
berpegang teguh kepada karakter yang kuat dan beradab serta
berwibawa.
Walaupun mendidik karakter tidak semudah membalikan telapak tangan, oleh karena
itu ajarkanlah kepada anak bangsa pendidikan karakter sejak dini.
By dwiea
Komentar
Posting Komentar